Uang ... siapa yang gak mau sama uang. Karena ini sumber segalanya, uang mungkin bisa membahagiakan, tapi kerap justru jadi satu pertikaian. Gak perduli itu saudara atau teman yang kita percaya sekalipun. Satu langkah bisnis tercipta dengan modal kepercayaan. Sahabat yang kita percaya ternyata justru lebih sadis. Hmm ... hanya bisa berucap Astagfirullah Al-Azhim, manusia sungguh dibutakan dengan uang dan semakin membabi buta. Bibir yang manis, tingkah laku yang licin bagai belut justru modal tuk menikam dari belakang. Tapi aku tak gentar, meski manusia2 itu dengan merasa besarnya sedikit pun tak seperti orang yang bersalah bahkan serasa tak punya dosa. Ingat Bung ... hidup hanya sekali, semua yang kita lakukan akan di perhitungkan.
Allah SWT memang luar biasa Maha Kuasa dan Maha Adil, karena mataku dibiarkan terbuka, telingaku di biarkan mendengar semua. Bagai radar ku bisa mendeteksi keburukan mereka, sifat yang sesungguhnya dari mereka dan melihat ke-dzholiman itu bekerja. Aku tetap akan maju, karena yang kulakukan halal dan itu keringatku sendiri. Ini akan jadi catatan yang sangat berharga, Ha ... ha ... ha ... aku jadi ingin terus tertawa karena mereka tak berhasil menipuku.
Bodoh sekali mereka, buaya mau di kadalin. Alhamdullilah Allah SWT masih melindungiku, aku gak perduli bila kata "MAAF" tak keluar dari mulut mereka atas kebohongan itu, yang terpenting hak-ku ada di tangan. Sampai kapan-pun gak akan aku lepas, karena nyatanya aku lebih lihai dari mereka. Ini baru "work hard - think smart - play good".
Ingat! kalian akan terus berhadapan dengan aku, si cianjurbanten ini akan terus berdiri di tempatnya, sampai kalian sadar bermain dengan siapa
|