Friday, March 24, 2006
Semalam setelah sekian lama
Ku lihat wajah itu lagi tepat di sampingku
Sadar gak dia aku sedang menatapnya
Iya mata itu dan senyum dibibirnya
Tapi aku tak bisa berbuat apa-apa
Hanya mampu menikmati moment itu

Setiap dia kembali melihatku dengan matanya
Ku langsung memalingkan wajah ini
Seolah-olah tak perduli akan kehadirannya
Padahal aku baru saja menikmati figurenya
berada dekat disampingku

Tapi ku tak bisa mengelak saat mata kita
berbinar saling bertemu, ada kerinduan disana
bibir ini pun saling melempar senyuman dalam
Kata-kata manis tertuju ... canda tawa pun tercipta
sama seperti beberapa tahun yang lalu
saat cinta masih utuh ...

Tanganku reflek nyaris menyentuhnya
tapi ku hentikan ... rasanya tak pantas lagi ...
sekilas pikiran ini kembali terpaut saat indah dulu
seharusnya aku benar-benar pergi dan hentikan
pergolakan hati, meskipun ini berat untukku


Previous
Archives